Masalah AC berisik saat dinyalakan sering kali membuat pengguna merasa tidak nyaman, terutama jika sebelumnya AC bekerja normal dan relatif senyap. Suara yang muncul bisa berupa dengungan keras, getaran, bunyi “kletek”, atau suara seperti kipas mengenai sesuatu. Kondisi ini kerap dianggap sepele selama AC masih terasa dingin.
Padahal, suara tidak normal pada AC hampir selalu menjadi tanda awal adanya gangguan teknis. Dalam banyak kasus, kebisingan muncul lebih dulu sebelum performa AC benar-benar menurun. Jika dibiarkan, masalah kecil tersebut dapat berkembang menjadi kerusakan yang lebih serius dan sulit ditangani.
Artikel ini membahas secara bertahap apa saja penyebab AC berisik saat dinyalakan, jenis suara yang umum terdengar, serta dampaknya jika kondisi tersebut diabaikan.
Jenis Suara Berisik yang Sering Muncul Saat AC Dinyalakan
Tidak semua suara dari AC memiliki arti yang sama. Setiap jenis bunyi bisa mengarah pada penyebab yang berbeda.
Suara dengungan keras biasanya berasal dari unit outdoor ketika kompresor mulai bekerja. Dengungan ringan masih tergolong wajar, terutama pada AC yang baru menyala. Namun jika suara terdengar jauh lebih keras dari biasanya, hal ini bisa menandakan adanya peningkatan beban kerja mesin.
Suara getaran atau gemetar sering terdengar saat AC pertama kali dinyalakan. Getaran ini biasanya disebabkan oleh dudukan atau baut yang mulai kendur. Karena mesin mulai beroperasi, getaran menjadi lebih terasa sebelum sistem stabil.
Bunyi “kletek” atau “tek-tek” kerap muncul akibat perubahan suhu pada bodi AC. Material logam dapat memuai dan menyusut ketika suhu berubah secara cepat. Selama bunyi ini ringan dan tidak berlangsung lama, kondisinya masih tergolong normal.
Sementara itu, suara seperti kipas menyentuh benda tertentu patut diwaspadai. Bunyi ini bisa berasal dari kotoran, serpihan kecil, atau posisi kipas yang sudah tidak seimbang.
Penyebab Umum AC Berisik Saat Dinyalakan
Salah satu penyebab paling sering adalah baut atau dudukan AC yang mulai kendur. Getaran mesin saat awal menyala akan memunculkan suara yang lebih jelas. Kondisi ini umum terjadi pada AC yang sudah lama terpasang atau pernah dipindahkan.
Kipas indoor atau outdoor yang kotor juga menjadi penyebab umum. Debu yang menumpuk membuat putaran kipas tidak seimbang. Akibatnya, suara berisik muncul saat kipas mulai berputar, terutama di awal penyalaan.
Penyebab lainnya adalah kompresor yang bekerja lebih berat. Tekanan freon yang tidak ideal atau aliran udara yang terhambat membuat mesin membutuhkan tenaga ekstra. Kondisi ini sering ditandai dengan dengungan yang lebih keras dari biasanya.
Bracket unit outdoor yang tidak stabil juga berkontribusi pada kebisingan. Bracket yang mulai berkarat, bengkok, atau pemasangannya kurang presisi akan memperbesar getaran saat AC dinyalakan.
Selain itu, usia AC dan keausan komponen turut memengaruhi tingkat kebisingan. Bantalan kipas, motor, atau bagian mekanis lainnya tidak lagi bekerja sehalus saat baru, sehingga suara mesin menjadi lebih terasa.
Apakah AC Berisik Selalu Menandakan Kerusakan?
Tidak semua kasus AC berisik berarti terjadi kerusakan serius. Beberapa suara ringan saat AC pertama kali dinyalakan masih tergolong normal, terutama pada unit yang sudah lama digunakan.
Namun, suara yang semakin keras, muncul setiap kali dinyalakan, atau disertai perubahan performa pendinginan sebaiknya tidak diabaikan. Kebisingan yang terus berulang sering menjadi peringatan awal sebelum muncul gangguan lain.
Dampak Awal Jika AC Berisik Dibiarkan
Membiarkan AC berisik saat dinyalakan dapat mempercepat keausan komponen. Getaran berlebih membuat baut semakin kendur dan memperbesar risiko kerusakan mekanis.
Jika sumber suara berasal dari mesin yang bekerja lebih berat, kondisi ini juga bisa meningkatkan konsumsi listrik. Dalam jangka panjang, beban berlebih dapat memengaruhi usia pakai komponen utama.
Langkah Awal yang Aman Dilakukan Saat AC Berisik
Saat AC berisik saat dinyalakan, ada beberapa langkah awal yang relatif aman dilakukan pengguna tanpa perlu membongkar unit. Langkah ini bertujuan memastikan apakah sumber suara berasal dari hal sederhana atau sudah mengarah ke masalah teknis.
Langkah pertama adalah mengamati dari mana suara berasal, apakah dari unit indoor atau outdoor. Suara dari indoor sering berkaitan dengan kipas, filter, atau dudukan. Sementara suara dari outdoor biasanya berhubungan dengan kompresor atau bracket.
Pengguna juga dapat memeriksa apakah AC terpasang dengan stabil. Dudukan indoor yang sedikit longgar bisa menimbulkan getaran saat mesin mulai bekerja. Hal yang sama berlaku pada unit outdoor yang diletakkan di bracket atau lantai yang tidak rata.
Membersihkan filter AC secara rutin juga membantu mengurangi beban kerja mesin. Filter yang bersih membuat aliran udara lebih lancar sehingga kipas dan kompresor tidak bekerja terlalu berat saat dinyalakan.
Namun, pengguna sebaiknya tidak mencoba membuka bagian dalam AC atau unit outdoor tanpa pengetahuan teknis. Kesalahan penanganan justru bisa memperparah kerusakan.
Perbedaan AC Berisik Ringan dan Masalah yang Lebih Serius
AC berisik ringan biasanya hanya terdengar sesaat ketika pertama kali dinyalakan. Setelah beberapa menit, suara mereda dan AC bekerja normal. Pada kondisi ini, pendinginan tetap optimal dan tidak ada perubahan signifikan pada performa.
Sebaliknya, masalah yang lebih serius ditandai dengan suara yang semakin keras, berlangsung lama, atau muncul setiap kali AC dinyalakan. Kebisingan ini sering disertai gejala lain seperti AC kurang dingin, getaran kuat, atau konsumsi listrik meningkat.
Jika suara berubah menjadi kasar atau tidak wajar, hal ini bisa mengindikasikan adanya komponen yang aus atau tidak bekerja dengan baik. Kondisi seperti ini sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama.
Dampak Jangka Panjang Jika Kebisingan Diabaikan
AC yang terus beroperasi dalam kondisi berisik berpotensi mengalami keausan lebih cepat. Getaran yang berulang dapat merusak dudukan, memperbesar celah pada sambungan, dan memperpendek usia pakai komponen.
Pada beberapa kasus, kebisingan berasal dari mesin yang bekerja di luar kondisi ideal. Jika hal ini terus terjadi, beban berlebih dapat memengaruhi kinerja kompresor dan sistem pendinginan secara keseluruhan.
Selain aspek teknis, kebisingan juga berdampak pada kenyamanan. Suara AC yang mengganggu dapat menurunkan kualitas istirahat dan konsentrasi, terutama jika AC digunakan di kamar tidur atau ruang kerja.
FAQ
Q: Apakah AC berisik saat dinyalakan masih aman digunakan?
A: Masih aman jika suaranya ringan dan hanya muncul sesaat, tetapi perlu diperhatikan jika semakin keras.
Q: Apakah AC berisik selalu berarti ada komponen rusak?
A: Tidak selalu. Banyak kasus disebabkan dudukan kendur atau kipas kotor.
Q: Apakah AC lama lebih berisik dibanding AC baru?
A: Ya, usia dan keausan komponen dapat membuat suara mesin lebih terasa.
Q: Apakah suara getaran bisa memengaruhi performa AC?
A: Bisa, terutama jika getaran berasal dari mesin yang bekerja tidak stabil.
Q: Kapan suara AC perlu benar-benar diperiksa?
A: Jika suara semakin keras, muncul terus-menerus, atau disertai penurunan pendinginan.
Penutup
Masalah AC berisik saat dinyalakan sebaiknya tidak dianggap sepele. Suara tidak normal sering menjadi tanda awal adanya gangguan teknis. Dengan mengenali jenis suara, penyebab umum, dan dampaknya, pengguna dapat lebih waspada dan mencegah kerusakan yang lebih besar. Perhatian sejak awal membantu menjaga AC tetap nyaman, efisien, dan awet digunakan dalam jangka panjang.

